Sepatu ku Membawa ku Memandang Indonesia. Atas, Bawah, Laut & Darat, Ia Kaya!

Showing posts with label pantai. Show all posts
Showing posts with label pantai. Show all posts

INILAH 9 PANTAI TERCANTIK DI INDONESIA (2)



Lima pantai tercantik dan istimewa sudah Anda ketahui dari artikel sebelumnya, nah saatnya kita membahas empat pantai lain yang nggak kalah indah dan mempesona. Berikut uraiannya:

#6 Pantai Merah (Pink Beach) di Flores, NTT
source: wordpress.com
Tanda tanya mungkin muncul dibenak Anda saat mendengar nama pantai ini. Apa benar warnanya pink? Pantai di sini pasirnya memang berwarna pink, dan pantai ini cuma dimiliki oleh tujuh negara di dunia, salah satunya adalah Indonesia. Letaknya di Pulau Komodo , Nusa Tenggara Timur. Warna pasir di pantai ini tidak langsung berwarna pink, tetapi terbentuk secara alami. Daya tarik dari pantai ini tidak ada bangunan dan tidak dihuni satu penduduk pun. Pantainya jauh dari tanda-tanda dihuni atau tak bertuan. Hanya terdapat hutan hijau, tebing, bukit dan gelombang ombak serta pasir pink yang menawan. 

Berangkat dari ibu kota Jakarta, kita akan terlebih dahulu transit di Bali, lalu lanjut menuju Labuan Bajo, sebuah kota kecil di barat laut pulau Flores yang merupakan gerbang menuju pulau Komodo. Sebelum berangkat, biasanya para wisatawan berkumpul terlebih dahulu di Loh Liong. Dari sana, Anda bisa naik perahu selama 30 menit atau bisa lewat darat selama 4.5 jam.


#7 Pantai Wakatobi di Sulawesi Tenggara
source: wikipedia.org
Inilah tempat yang dikenal dengan surga para penyelam dunia. Jacques Costeau, seorang jurnalis selam dunia mengklaim bahwa Wakatobi adalah tempat menyelam yang paling indah di dunia. Pantai Wakatobi sendiri terletak di Kabupaten Wakatobi, Provinsi Sulawesi Tenggara. Nama Wakatobi diambil dari singkatan  dari sebuah pulau utama di sana, yaitu Wangiwangi, Kalidupa, Tomia dan Binongko. 

Hal menarik yang nggak bakal Anda temukan di pantai lainnya adalah kekayaan Wakatobi dengan spesies koralnya yang mencapai 850 spesies.

Untuk menuju Wakatobi, Anda hanya perlu menaiki penerbangan dari Jakarta menuju Wakatobi. Anda juga dapat memilih alternative lain baik melalui laut maupun darat. Menempuh perjalanan melalui laut, yakni dari Kendari. Kendari –Wakatobi akan memakan waktu hingga 10 jam lamanya. 

Untuk urusan penginapan, Anda dapat memilih penginapan dengan harga standar/terendah yakni Rp50 ribu. Sedang hotel dibadrol mulai dari Rp150 ribu – Rp1.5 juta per malam. Bagi Anda yang sama sekali masih buta dengan Wakatobi, maka terdapat pusat penyedia guide untuk menemani Anda berkeliling selama berada di Wakatobi. 

#8 Pulau Bunaken di Manado
source: spotstodive.blogspot.com
Manado identik dengan istilah 3B. Apa itu? 3B adalah sebutan dari bubur, bibir dan Bunaken. Kurang lengkap jika Anda berkunjung ke Manado tanpa merasakan bubur Manadonya, berkenalan dengan Nona Manado dan mengunjungi Taman Nasional Bunaken. 

Pulau Bunaken merupakan bagian dari kota Manado, ibu kota provinsi Sulawesi Utara. Tempat ini merupakan ekosistem perairan tropis, dimana terdapat pantai yang indah dengan pasir putih, air laut yang biru, terumbu karang, hutan bakau dan pesisir.

Alam bawah lautnya sangat indah, tak heran banyak penyelam domestic maupun manca negara yang terus berdatangan. Sedang di bagian darat, Anda juga akan dimanjakan dengan beragam jenis pohon dan hewan yang hidup disekitarnya. Seperti, pohon palem, woka, silar, kelapa dan sagu. Sedang hewannya terdapat kuskus, rusa dan kera hitam Sulawesi. 

#9 Kepulauan Derawan di Kalimantan Timur
source: tripvisto.com
Pasir pantainya yang putih lembut, air lautnya yang jernih, sinar matahari dan pepohonannya yang sangat alami membuat tempat ini layak masuk dalam kategori pantai tercantik di Indonesia. Selain Derawan, masih ada pantai lainnya yang tak kalah bagus. Seperti pantai Kakaban, Maratua dan Sanggalaki.

Untuk mencapai Derawan, pilihlah penerbangan menuju Balikpapan. Dari sana, lanjutkan ke Tanjung Redep, lalu ke Tanjung Batu. Pulau Derawan bisa juga dicapai melalui Tanjung Batu dengan speedboat. Bila Anda berencana untuk tinggal dan menikmati malam di Derawan, Anda bisa menyewa homestay dengan tarif Rp100 ribu per malam. Tersedia juga pilihan bungalow yang diberi tarif dari Rp300 ribu hingga jutaan per malamnya. 

Jangan bilang bahwa kamu adalah orang Indonesia kalau masih belum mencicipi keindahan yang disuguhkan 9 pantai terindah Indonesia ini. Ayo buruan, cari tiket promo Anda sekarang juga dan atur trip ke berbagai destinasi wisata Indonesia ini.

@loreiy (Twitter) & Lori Simamora (Facebook)

INILAH 9 PANTAI TERCANTIK DI INDONESIA (1)


Bila wisatawan mancanegara masih kerap menilai bahwa Bali adalah pulau terindah Indonesia, maka kemungkinan mereka keliru. Pasalnya, Indonesia yang dibingkai dengan kekayaan pulaunya ini bahkan memiliki beragam destinasi wisata pantainya yang nggak kalah menawan dari Bali.   

Berikut 9 pantai indah di berbagai wilayah di Indonesia.

#1 Pantai Gili Trawangan di Lombok, NTB
source: beautyofindonesiaku.com
Gili Trawangan adalah satu dari tiga pulau yang ada di Lombok, selain Gili Meno dan Gili Air. Dari ketiga pulau di sebelah barat laut Lombok ini, Gili Trawangan lah yang paling besar. Menyajikan alam bawah laut yang sangat bagus. Pantainya sangat bersih, air lautnya jernih dengan gradasi warna hijau dan biru. Saking jernihnya, kita bisa melihat terumbu karang dan ikan nemo berenang tanpa harus menyelam.  


Keunikan pantai Gili Trawangan adalah kita bisa menikmati sunset dan sunrise. Karena pantai ini ada yang menghadap barat dan timur. Asyik kan? Untuk sampai di Gili Trawangan, bisa melalui berbagai cara. Jika lewat jalur udara cari tujuan Lombok Internasional Airport atau pun Bandara Selaparang. Bisa juga lewat jalur laut jika Anda pergi dari Bali.

#2 Pantai Hunimua di Ambon, Maluku
source: pasirpantai.com
Pantai Hunimua adalah pantai kebanggaan orang Maluku, mereka biasa menyebutnya Pantai Liang. Letaknya di Desa Liang, sekitar 15 kilometer dari Pantai Natsepa. Pantai Hunimua pernah dinobatkan sebagai pantai terindah di Indonesia pada tahun 1990. Selain pasir putih dan air laut yang jernih, kita dimanjakan dengan rimbunan pepohonan beringin hutan yang tumbuh di hamparan pasir. 

Di sekitar pantai ada sebuah jembatan panjang mengarah ke laut yang menjadi spot keren untuk snapshot. Dari jembatan ini terlihat Pulau Seram, salah satu pulau terbesar di Kepulauan Maluku dan Pulau Pombo disebut Pulau Burung. Sayangnya, penginapan di daerah pantai masih sangat minim. Jadi, bila ingin menginap Anda harus kembali ke kota Ambon. 

#3 Pantai Raja Ampat di Papua
Bagi Anda yang pertama kali berkunjung pasti akan merasa bahwa Raja Ampat seperti surga di bumi. Mengapa tidak, keindahannya yang sangat menaan akan membuat Anda betah dan berlama-lama di sana, meski harus menghabiskan dana yang cukup 'mahal'.
 
source: rumahtravel.co.id
Bagi yang ingin menjelajahi Raja Ampat selama seminggu atau 10 hari, harus menyiapkan dana sekitar Rp30 juta. Sedangkan para backpacker seperti saya hanya perlu membawa dana Rp10 juta. Untuk pesawatnya sendiri, Rp3 juta sekali jalan dari Jakarta menuju Sorong (memakan waktu sekitar 7 jam). Lalu harus naik kapal di pelabuhan dengan tarif Rp120 ribu/orang. Sedang tarif penginapan sekitar Rp300 ribu per malam. 

#4 Pantai Sawarna di Banten, Sukabumi
source: private doc
Seperti yang penulis sudah tuliskan di artikel sebelumnya, Pantai Sawarna adalah salah satu pantai yang disebut-sebut sebagai ‘The Hidden Paradise’ nya Indonesia. Pasir putihnya yang mengilap dan gelombang ombak yang sempurna membuat para surfer asing menjadikan Sawarna sebagai surga baru untuk berselancar. Sebelum memasuki area pantai ini, pengunjung harus melewati hutan, jembatan Cikaung dan persawahan. Nuansa alami sangat melekat kuat saat perjalanan sehingga cukup menjadi daya tarik tersendiri. Keindahan alamnya banyak dijadikan fotographer untuk mengasah kemampuan memotretnya. 

Jalan menuju pantai ini tidaklah sulit. Banyak jalan yang dapat ditempuh untuk sampai ke sana, seperti melalui Jakarta bisa dari Tangerang, Tigaraksa lalu Malimping, Bayah. Jika ingin naik bus, Anda hanya perlu naik bus jurusan Serang. Harga tiket per orang dikenakan biaya sebesar Rp20 ribu. Lalu dari Serang menuju Bayah menggunakan elv dikenakan biaya Rp25 ribu. Jika Anda ingin berlama-lama di sana, terdapat banyak tempat penginapan berupa homestay dengan dikenakan biaya Rp75 ribu – Rp200 ribu. 

#5 Pantai  Tanjung Tinggi di Bangka Belitung
Film Laskar Pelangi adalah salah satu film yang sebagian besar berlokasi di Kepulauan Bangka Belitung. Salah satu pantainya yang paling indah adalah Pantai Tanjung Tinggi yang terletak sekitar 30 kilometer dari Kota Tanjung Pandan, ibu kota Bangka Belitung. Pantai ini berpasir putih halus, memiliki air laut biru yang jernih, serta dikelilingi batu granit yang membuatnya tampak semakin eksotis. Semua orang yang melihatnya pun ingin buru-buru pengen nyebur ke dalam pantai ini.



Untuk mencapai tempat ini dari ibu kota, Anda harus menaiki pesawat tujuan Tanjung Pandan. Setiba di sana, jangan  heran bila Anda tidak menemukan angkutan umum menuju lokasi pantai. Jadi, bersiaplah merogoh kocek untuk menyewa mobil dengan tarif Rp150 ribu. Atau dengan menaiki motor dengan tarif ongkos Rp25 ribu. Adapun jarak tempuhnya sekitar 1 jam dari kota. Di lokasi dekat pantai, terdapat penginapan yang bisa Anda sewa selama berwisata. Di pantai ini, Anda bisa menikmati aktivitas diving dan melihat terumbu karangnya yang mempesona sepuasnya.  Anda juga akan dikenyangkan dengan beragam kulinernya yang istimewa dan lezat.

Tunggu apalagi, atur jadwal liburan Anda dan rajinlah meluangkan waktu berburu tiket promo demi penghematan biaya perjalanan Anda. 


Note:
If you have another experiences about natural watch or travel trip, you can share your link to me in @loreiy (twitter) or Lori Simamora (facebook)

TIDUNG ISLAND: Through The Bridge and Get Your Love


Entrance to Tidung Island
Siapa sih yang tak suka dengan jalan-jalan, bertualang di alam dan menikmati lepas dari rutinitas keseharian? Hampir setiap orang menyenangi hal ini. Begitu pun dengan saya. Sudah sejak lama dan hingga sekarang ini.

One spot of the beautiful sea shore
Kali ini, sebuah cerita perjalanan baru dan di tempat yang masih sangat asing buat saya. Pulau Tidung, sebuah kepulauan di wilayah Jakarta yang memaksa saya untuk bangun sedini mungkin tanpa memberi waktu untuk memejamkan mata barang sejenak waktu. Perjalanan yang menantang andrenalin lantaran harus berhadapan dengan rasa takut akan air. Dan this is it! Saya berhasil menyaksikan satu lagi keindahan dari sisi lain Indonesia. 
 
Sunrise in Tidung Kecil
Diperlukan waktu sekitar maksimal 5 jam untuk sampai di sana. Perjalanannya dimulai bila diambil titik tempuh dari pusat Jakarta, maka meluncurlah ke pelabuhan Muara Angke. Dari sana, sebuah kapal nelayan yang cukup besar akan menjadi transfortasi atau angkutan untuk mencapai pulau Tidung yang menghabiskan waktu sekitar 3 jam perjalanan. 

Pulau Tidung adalah salah satu destinasi yang banyak dikunjungi oleh warga Jakarta baik di akhir pekan maupun musim liburan. Pulau ini menyuguhkan wisata bahari yang menyediakan keindahan laut lepas, menyediakan diving, penelitian akan terumbu karang serta pengembangbiakan mangrove atau pohon bakau.


Selain itu, pulau dengan lautannya berwarna biru pekat ini pun menyediakan wahana sepeda keliling atau riding bicycle. Berada disana, serasa seperti sedang berada di Ubud meski belum juga pernah menyambangi Bali. 
Riding Bicycle Nearby the Beach 
Di pagi hari Anda dapat menikmati lautan lepas dan pantai-pantai besih dengan bersepeda di sepanjang jalan setapak yang akan membawa Anda mengitari wilayah Tidung Besar hingga terus lurus menuju Tidung Kecil. Bersepeda gerombolan justru sangat dianjurkan. 

Biasanya para pelancong berkunjung pada akhir pekan dengan biaya yang terbilang masih cukup terjangkau yang hanya secara total Rp250.000 per kepala melalui agen tour & travel dengan fasilitas seperti ongkos kapal, home stay, makan dua kali (Sabtu malam dan Minggu pagi) plus barbecue, diving/snorkeling dan bersepeda. Anda juga sudah dipersiapkan seorang guide atau pemandu yang bersedia menemani Anda mengitari pulau seribu warna ini.
Snorkeling
Satu hal yang mungkin tak akan pernah bisa dilupakan dari pulau Tidung adalah Jembatan Cintanya yang jadi icon. Di sana, jembatan cintanya memiliki panjang berkisar antara 2x500 meter dengan konstruksi dari beton. Nah, tepat di area jembatan cinta para wisatawan dapat menikmati berbagai wahana permainan seperti banana boat, flyingfox, doughnut boat, perahu dayung, jetski, cafetaria dan beragam wahana lainnya.  
Love Bridge Tidung Island


Banana Boat
Menikmati keindahan bawah lautnya meski hanya sebatas snorkeling, menjadi kebahagiaan tersendiri bagi saya sebab menjadi kali pertama dapat menyaksikan ikan-ikan dengan beragam warna melintas di depan mata secara bergerombol. Rasanya ingin sekali berenang bersama dan menyentuh terumbu karang terumbu karang di dasar lautannya. 
Keindahan lain setelah gunung akhirnya saya nikmati juga. Menjadi pengalaman bahwa baik di atas, baik di bawah, di darat dan di laut, indonesia tetap selalu punya kekayaan melimpah yang tersembunyi. Keindahan itu akan tampak bagi setiap orang yang mau membuka mata dan memandangnya dari sisi yang berbeda. 

#Kunjungi akun Twitter saya di @loreiy and let's sharing anything about travelling....
Powered by Blogger.