Sepatu ku Membawa ku Memandang Indonesia. Atas, Bawah, Laut & Darat, Ia Kaya!

Showing posts with label Indonesia. Show all posts
Showing posts with label Indonesia. Show all posts

Pulau Harapan, Satu Dari Ribuan Pulau Kebanggaan Indonesia



Source: Private Picture | Dermaga Pulau Harapan

Riuh pelancong di hari lebaran tahun ini begitu terasa di pelabuhan Muara Angke, Kali Adem, Jakarta Utara. Pelabuhan yang merupakan pusat aktivitas nelayan ini tetap saja dipadati kendati hari itu genangan air yang meluap di sepanjang jalan menuju dermaga mencapai setinggi betis. 

Kebanyakan dari pejalan adalah anak remaja dan dewasa yang tampaknya tidak merayakan hari lebaran. Libur panjang pun dimanfaatkan dengan berlayar menuju destinasi wisata bahari di Kepulauan Seribu, seperti Pulau Tidung Besar dan Kecil, Pulau Pari, Pulau Pramuka, Pulau Harapan, dan Pulau Kelapa.  

Setiap pelancong baik rombongan maupun individual tampak berduyun-duyun memasuki gerbang Pelabuhan Kali Adem. Tepat di depan gerbang masuk, petugas pelabuhan berdiri menagih tiket masuk dermaga yang dipasok Rp2000 per kepala. Tepat di tepian dermaga bertengger sejumlah kapal penumpang sesuai dengan destinasinya masing-masing. Salah satunya adalah kapal menuju satu dari ribuan pulau di kepulauan seribu yaitu Pulau Harapan.

 
Source: Private Picture | Pelabuhan Kali Adem

Penyeberangan dengan kapal menuju Pulau Harapan memakan waktu 3 jam. Ombak di hari itu tampak kurang bersahabat dan membuat kapal berulang kali terhempas kuat dan membuat para penumpang sekarat akibat mabuk laut, termasuk rombongan kami. Untungnya, kapal tiba dengan selamat di dermaga Pulau Harapan. 

Nggak salah jika mereka yang sudah menyambangi pulau ini mengaku terpesona dengan keindahannya. Mengapa tidak? Bahkan saat menginjakkan kaki pertama kali di dermaga, para pelancong akan merasakan sensasi keindahan perpaduan warna biru dan hijau toska air lautnya. Selain itu, tata ruang pulau kecil ini bahkan terbilang apik dan menawan; asri dan bersih. Jembatan beton dan tembok-tembok tampak terlihat di jalan sepanjang gerbang masuk Pulau Harapan. Di sisi kiri dan kanan tampak genangan air yang disengaja sebagai pengembangbiakan ikan air tawar maupun kepiting. Beberapa meter dari dermaga, di sisi kirinya, terdapat sebuah pamphlet bertuliskan Taman Terpadu dimana para warga setempat mencari nafkah dengan berdagang. Sementara perumahan penduduk berjejer rapat dengan lorong-lorong kecil yang memisahkannya. Perumahan inilah yang kemudian dijadikan sebagai homestay (penginapan, red) bagi para pelancong yang datang berkunjung. 

Pulau Harapan dan Sejuta Surga Tersembunyinya
Jika Pulau Tidung Besar dan Kecil menyimpan pesona Pantai Pasir Putihnya dan juga Bridge Love (jembatan cinta, red)-nya, maka Pulau Harapan menyajikan lebih daripada itu. Keindahan biota bawah lautnya menjadi keunggulan dari pulau yang satu ini. Anda tak akan kecewa menikmati aktivitas snorkeling di sini.

 
Source: Private Picture | Hopping Harapan Island

Sebagai pulau yang sudah ditetapkan sebagai pulau Resort, pulau wisata, rekreasi dan konservasi (mangrove, penyu dan burung elang), Pulau Harapan telah diakui memiliki biota bawah laut yang begitu mempesona. Yang paling membanggakan adalah kesadaran masyarakat akan pentingnya melestarikan terumbu karang dan biota laut di pulau-pulau tersebut. 

Bagi yang hendak menikmati aktivitas snorkeling bisa mencoba spot di Pulau Genteng, Pulau Bira, Pulau Macan dan Pulau Perak.  Pulau-pulau ini bahkan memiliki pantai berpasir putih yang biasanya dijadikan para pelancong sebagai tempat berburu sunrise dan sunset.
Source: Private Picture | Hopping Pulau Gosong

Saat mencelupkan kepala kebawah lautnya, Anda akan menemukan beraneka jenis hewan laut, mulai dari bintang laut, ubur-ubur, ikan pari serta ratusan ikan kecil warna-warni yang menari-nari mengitari Anda. Jika ingin merasakan sensasi lain, cobalah mengundang ikan-ikan menghampiri Anda. Sebagai modal PDKT cobalah memberikan ikan-ikan tersebut makanan kecil di tangan Anda. Dalam sekejap mereka akan kehilangan rasa malu dan mencoba mendekati Anda, tentunya untuk mendapatkan imbalan sesuap makan. Dikelilingi ratusan ikan-ikan kecil menggemaskan tentu saja menjadi momen yang patut diabadikan dengan kamera underwater Anda. 

Jika beruntung, pelancong bahkan bisa berjumpa dengan lumba-lumba yang tengah beratraksi di pagi hari di sekitar Pulau Kotok, tempat penangkaran elang Bondol (burung yang menjadi maskot kota Jakarta, red) dan elang Laut, terletak sekitar 40 menit dari Pulau Harapan. 

Pulau Harapan Lestarikan Populasi Penyu
Pulau Harapan adalah salah satu tempat penangkaran penyu di tanah air. Berlokasi di Pulau Kepala Dua, penangkaran ini secara langsung dikelola di bawah Kementerian Kehutanan Republik Indonesia (RI). Penangkaran ini diperuntukkan untuk memulihkan kembali populasi penyu yang nyaris punah. Pihak pengelola sebisa mungkin merawat anak-anak Penyu (jenis Sisik atau Eretmochelys imbricate) hingga mereka tumbuh dewasa dan siap dilepas kembali ke alam.   


Source: Private Picture | Tempat Penangkaran Penyu Pulau Harapan
Catatan
Sama seperti judul artikel ini, Pulau Harapan patut menjadi salah satu pulau kebanggaan Indonesia. Tentu saja hal ini tidak muluk-muluk! Jika ribuan pulau lain di tanah air menyuguhkan pesona unggulannya masing-masing, Pulau Harapan pun begitu. Menyaksikan keindahan bawah lautnya menjadi momen yang akan selalu dirindukan pelancong. Biru laut dan penataan apik pulau-pulaunya memberi daya tarik tersendiri bagi mata yang memandang. Tak hanya itu, pulau seluas 6.7 hektar ini bahkan patut dibanggakan karena keramahannya. Hal inilah yang kami dapati dari seorang ibu yang melayani kami. Semburat senyum dan tuturnya yang begitu lembut benar-benar berasal dari ketulusan.
Source: Private Video | Lori Mora 

Cara Daftar Bebas Visa ke Jepang Bagi Pemilik e-Paspor



Akhir tahun 2014 silam, Indonesia sempat merasakan euforia atas pengumuman yang disampaikan oleh pemerintah Jepang terkait bebas visa yang ditawarkannya. Namun setelah mendapatkan konfirmasi yang lebih konkrit, bebas visa ternyata hanya berlaku untuk kunjungan bagi Warga Negara Indonesia (WNI) yang bersifat jangka pendek atau tak lebih dari 15 hari. 


 Source: liputan6.com
Tak hanya itu, mereka juga menetapkan syarat-syarat penting lainnya, seperti:
(a)Bebas visa dikhususkan bagi mereka yang memiliki e-paspor atau paspor yang memiliki IC chip di dalamnya. Syarat ini ditujuan agar paspor dapat terbaca secara langsung oleh komputer di imigrasi bandara-bandara Jepang.
(b)Paspor terlebih dahulu harus didaftarkan ke Kedutaan Besar Jepang sebagai catatan perjalanan bebas visa pertama ke Jepang.

Bagi WNI yang sudah melakukan registrasi e-paspor akan diberikan stiker bebas visa oleh Kedubes Jepang/Konsulat Jenderal/Kantor Konsulat dengan ketentuan berikut:
1. Tujuan perjalanan: Kunjungan singkat (wisata, bisnis, kunjungan keluarga, kunjungan teman atau kunjungan singkat lain) 
2. Masa tinggal : 15 hari 
3. Masa berlaku : 3 tahun atau sampai batas akhir berlaku paspor
4. Persyaratan dokumen : e-paspor
5. Biaya : gratis 
6. Proses registrasi : 2 hari kerja 
Form registrasi paspor

Tata cara registrasi pra keberangkatan:

1. Pemohon atau perwakilan pemohon membawa e-paspor dan registrasi form ke Kantor Kedutaan Besar Jepang/Konsulat Jenderal/Kantor Konsulat di Indonesia untuk diregistrasi.

2. Kedutaan/Konsulat Jenderal/Kantor Konsulat akan menerima berkas permohonan, melakukan proses registrasi, menempelkan stiker bebas visa, dan menyerahkannya pada pemohon kembali.

3. Yang bersangkutan dapat melakukan perjalanan ke Jepang untuk masa tinggal maksimal 15 hari, berkali-kali hingga masa berlaku stiker tersebut habis, tanpa perlu melakukan registrasi lagi di tiap kali perjalanan.

4. Bagi pemohon bebas visa yang tidak dikabulkan permohonannya, harus melakukan permohonan visa seperti biasa

Catatan penting yang perlu diingat WNI:

1. WNI pemegang paspor selain e-paspor tetap memerlukan visa untuk masuk ke Jepang. Bebas visa hanya berlaku untuk kunjungan maksimal 15 hari, bila berencana untuk tinggal lebih dari 15 hari, atau tujuan bekerja di Jepang, wajib mengajukan permohonan visa dengan mengikuti peraturan yang berlaku.

2. Bila ada penggantian paspor atau perubahan nama di paspor, wajib melakukan registrasi kembali dengan mengikuti ketentuan yang berlaku.

3. WNI pemegang e-paspor yang masuk ke Negara Jepang tanpa melakukan registrasi bebas visa sebelumnya, akan dicekal di Bandara Jepang. Karena itu, registrasi ini wajib dilakukan sebelum keberangkatan. Selain itu, ada kalanya petugas Imigrasi Bandara akan menanyakan tujuan kedatangan, masa tinggal, ataupun informasi lainnya yang dibutuhkan, termasuk diminta untuk menunjukan tiket pulang-pergi maupun tiket menuju Negara lain. Dari hasil tanya jawab oleh petugas Imigrasi tersebut dimungkinan yang bersangkutan tidak dapat masuk ke Jepang.

4. Bagi WNI yang pernah dideportasi, dalam masa cekal, pernah melakukan pelanggaran hukum baik di Jepang dan atau pelanggaran hukum di Negara lain dan pernah menjalani masa tahanan 1 tahun atau lebih, tidak dapat masuk ke Jepang meskipun setelah berlakunya sistem registrasi pra keberangkatan.

Powered by Blogger.