Sepatu ku Membawa ku Memandang Indonesia. Atas, Bawah, Laut & Darat, Ia Kaya!

Yogyakarta : Cerita Backpaking ke Kalibiru (Part 2)

Yogyakarta, 10 April 2015 
____________________________________________________________________________


A picture can tell a thousand words,
but a few words can change it’s story…
Sebastyne Young
_____________________________________________________________________________
Yup, maybe a picture really worth a thousand words.

Masih dengan cerita perjalanan yang sama. Setelah menyelesaikan misi outbound yang cukup menguras tenaga, aku lalu menyempatkan diri mengabadikan beberapa potong pemandangan lainnya. Ikuti rentetan gambar ini :

Pesona Waduk Sermo & Pebukitan Menoreh dari puncak Kalibiru

Gambar di bawah merupakan anak tangga beton yang disediakan menuju destinasi wisata lainnya berupa pondok penginapan. Spot ini salah satu yang bisa menangkap pesona waduk sermo dengan jelas.
 Sedang gambar di bawah terletak disekitaran menara/rumah pohon.

Saatnya untuk pulang dan menikmati perjalanan lain di Yogyakarta. Gambar di bawah menunjukkan tanjakan jalanan yang harus diempuh pengunjung menuju puncak Kalibiru.

Setelah keluar dari kawasan Wisata Alam Kalibiru, kami diajak mengitari Waduk Sermo, tepatnya jadi jalan utama yang harus dilalui untuk pulang.
Wefie di tepian Waduk Sermo

Baca baik-baik peraturannya ya teman-teman!! Kita patut bersyukur sih karena nggak ada larangan buat nggak bisa selfie-selfie-an :D.




Demikian sepenggal perjalanan wisata kami ke Kalibiru traveller..Aku juga bakal sharing seputar pelesiran ke sekitran kota Yogya di artikel selanjutnya...May my writing useful for you all!! See y'...

 

Yogyakarta : Cerita Backpaking ke Kalibiru (Part 1)


Yogyakarta, 10 April 2015 

Bagiku, nikmat lain yang pernah aku rasakan sepanjang melakukan perjalanan adalah berada di tempat dimana tak seorang pun mengenaliku. Aku mengalaminya saat liburan beberapa minggu lalu di bulan April 2015.

Ya, gambar memiliki kekuatan dalam menginterpretasi suatu kejadian. Mungkin begitu juga dengan Anda yang lebih menikmati pola visual dibanding bercerita. Aku akan menggambarkan hari-hari perjalananku di tanah Keraton itu dengan beberapa gambar sederhana yang sempat aku abadikan. 

Tiba di stasiun Jogja pukul 6.30 WIB, lalu segera berangkat menuju Wisata Kalibiru dengan bus kota tujuan Jogja - Wates


Tiba di Pintu Gerbang Wisata Alam Kalibiru



Setiba di gerbang Wisata Alam Kalibiru, Anda harus berjalan mendaki jalan tunggal (lihat gambar). Rasanya akan sedikit melelahkan lantaran jalanan yang cukup menanjak.
Sedkit kelelahan? Anda bisa berhenti sejenak dan duduk santai di kursi kayu yang disediakan di pinggiran jalan..


Setiba di puncak Kalibiru, Anda akan ditawari mencicipi outbound. Tak hanya menikmati keindahan hijaunya pegunungan saja. Lihat betapa kerasnya wanita ini berjuang demi liburan alam yang seharusnya tidak disia-siakan begitu saja.

Step 1 : climbing tebing
Langkah pertama, Anda harus memanjat tebing yang tak lebih dari 2 meter saja. Kedua, Anda menapaki jaring-jaring. Ketiga, melewati seutas tali. 
Step 2 : menapaki jaring-jaring
Step 3 : melewati seutas tali
Keempat, melewati jembatan kayu. Dan the last, bergelantung di flying fox menuju rumah/menara pohon yang jadi daya tarik utama wisata Kalibiru.

 
Step 4 : Menapaki jembatan kayu

Step 5 : Flying Fox menuju menara/rumah pohon


Wefie di atas rumah/menara pohon Kalibiru sembari menikmati hijau dan indahnya Waduk Sermo dari ketinggian. 


Outbound adalah aktivitas pertama yang kami lakukan di wisata alam Kalibiru...Ikuti perjalanan kami berikutnya...
Powered by Blogger.